DHCP Server pada Debian

DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol network yang digunakan untuk konfigurasi device network,
sehingga mereka bisa melakukan komunikasi dengan network IP.

DHCP menggunakan arsitektur cliet/server, yaitu :

  • DHCP Server : dhcp-server biasanya digunakan untuk menerima permintaan dari dhcp-client, cara kerja nya apabila ada client yang meminta ip, maka dhcp server akan mencari ip lalu menyewakan pada si client. sehingga client bisa terhubung dengan jaringan tsb.
  • DHCP Client : dhcp-client biasa nya digunakan untuk melakukan komunikasi terhadap suatu jaringan dengan cara meminta ip pada server dhcp.

Untuk instalasi DHCP server :

$ sudo apt-get install dhcp3-server

atau

$ sudo apt-get install isc-dhcp-server

saat ini “dhcp3-server” telah diganti namanya menjadi “isc-dhcp-server“, setelah instalasi selesai maka lanjut dengan konfigurasi dhcp server. diasumsikan :

  • ip range : 192.168.1.10 – 192.168.1.100
  • gateway : 192.168.56.101
  • dns : 205.120.1.123 (apabila ada dns server sendiri, maka taruh ip dns disini atau dns google juga boleh)
  • domain : kiddies.net

letak file konfigurasi ada di “/etc/dhcp/dhcpd.conf”, jadi konfigurasi untuk file dhcpd.conf seperti berikut ini :

----------------dhcpd.conf-----------------------
# digunakan secara default pada dhcp versi 2 (demi alasan kemanan juga)
# atau digunakan juga untuk men-disable dynamic dns

ddns-update-style none;

subnet 192.168.56.0 netmask 255.255.255.0 {
    range 192.168.56.10 192.168.56.100;
    option domain-name "kiddies.net";
    option domain-name-servers 205.120.1.123;
    option routers 192.168.56.101;
    option broadcast-address 192.168.56.255;
    default-lease-time 3600;
}

#konfigurasi ip statik untuk beberapa mesin

host hostname {
    hardware ethernet 00:B0:CF:8B:49:37; #mac addres mesin yang ingin diset statik
    fixed-address 192.0.0.19; #ip statik untuk mesin tsb
}

# If this DHCP server is the official DHCP server for the local
# network, the authoritative directive should be uncommented.

#authoritative;

-----------------dhcpcd.conf---------------------

penjelasan dari konfigurasi diatas adalah :

  • baris pertama : subnet dan netmask dari jaringan
  • baris kedua   : range ip dhcp
  • baris ketiga  : nama domain
  • baris keempat : dns yg diberikan untuk client (anda bisa mengaturnya menggunakan dns server ISP anda atau dns google
  • baris kelima  : ip dari router/gateway
  • baris keenam  : ip broadcast
  • baris ketujuh : default waktu penyewaan ip

oke, konfigurasi telah selesai. selanjutnya adalah mengecek apakah ada error pada file konfigurasi nya.

# dhcp -t

untuk start/stop/restart dhcp server menggunakan command berikut :

# service isc-dhcp-server start
# service isc-dhcp-server stop
# service isc-dhcp-server restart

untuk mengecek apakah dhcpd sudah berjalan atau belum dengan mengetikkan command :

# tail -f /var/log/syslog
# grep dhpcd /var/log/syslog
# tail /var/log/messages

Sekian. Terima Kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: